Keseruan Kuliah Umum SALT di STTIP Palembang
Sekolah Tinggi Teologi Injili Palembang (STTIP) baru saja merampungkan rangkaian kegiatan yang penuh inspirasi dan keceriaan. Pada tanggal 03 hingga 06 Januari lalu, STTIP bekerja sama dengan SALT dari Yayasan Satu Lentera Indonesia menyelenggarakan kuliah umum yang dikemas secara interaktif dan jauh dari kesan kaku. Alih-alih hanya mendengarkan paparan teori di dalam kelas, para mahasiswa diajak untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kreatif yang menggabungkan aspek spiritualitas, kerja sama tim, dan pengembangan diri.
Keseruan dimulai saat para peserta diminta untuk menggambar satu jenis hewan pilihan mereka masing-masing. Sekolah Tinggi Teologi Injili Palembang (STTIP) baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan yang luar biasa! Pada tanggal 03 hingga 06 Januari lalu, STTIP bekerja sama dengan SALT (Yayasan Satu Lentera Indonesia) menggelar kuliah umum yang jauh dari kesan kaku. Para mahasiswa diajak untuk belajar melalui pengalaman, kreativitas, dan tawa.
Berikut adalah beberapa momen paling berkesan yang membuat suasana belajar menjadi begitu hidup:
1. Filosofi di Balik Gambar Hewan
Salah satu sesi yang paling mencuri perhatian adalah saat peserta diminta untuk menggambar satu hewan pilihan mereka. Bukan sekadar menguji kemampuan seni, kegiatan ini mengajak mahasiswa untuk menggali potensi diri. Setelah menggambar, setiap peserta wajib menuliskan kelebihan dari hewan tersebut.
Melalui metafora ini, para mahasiswa diajak menyadari bahwa setiap ciptaan Tuhan seperti halnya manusia memiliki keunikan dan kekuatan tersendiri yang bisa digunakan untuk melayani sesama.
2. Belajar Keberanian dari Kisah Daniel
Suasana semakin seru saat masuk ke sesi narasi Alkitab yang ikonik: Daniel di Gua Singa. Peserta diajak mendalami kisah keteguhan iman Daniel dengan cara yang interaktif. Sesi ini berhasil menyentuh hati para mahasiswa tentang pentingnya integritas dan keberanian untuk tetap setia pada prinsip, bahkan saat berada di situasi yang paling mencekam sekalipun.
3. “Membangun Gereja” dengan Kartu
Ketangkasan dan kerja sama tim benar-benar diuji dalam permainan membangun sebuah gereja menggunakan kartu.
Ketelitian: Satu gerakan salah bisa merobohkan semuanya.
Kerja Sama: Tanpa koordinasi yang baik, struktur kartu tidak akan berdiri tegak.
Mahasiswa belajar bahwa membangun komunitas atau pelayanan memerlukan fondasi yang kuat, kesabaran, dan dukungan antar anggota.

KEYWORD TERKAIT ZEUSBOLA :
zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola zeusbola
KEYWORD TERKAIT ZEUSTOTO :